Tampilkan postingan dengan label Efek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Efek. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Desember 2011

Benarkah, Telur=Kolestrol??

Seringkali banyak orang salah mengartikan akan dampak dari telur. Dari semua argument orang pasti akan ada pro dan kontranya, dan tak dapat dipungkiri juga mungkin dari semua argumen mereka itu benar. Entah itu baik atau buruk tak salahnya kita jadikan itu semua sebagai referensi untuk dapat lebih mengatur pola hidup sehat kita masing-masing. Karna pastilah segala yang di ciptakan Allah SWT memiliki manfaat tersendiri, tapi itu semua juga tergantung apakah anda benar benar dapat memanfaatkanya dengan benar. 
Kuning telur atau dalam bahasa inggris disebut dengan egg yolk merupakan bagian daripada telur dimana embrio berkembang. Kuning telur dikelilingi oleh putih telur (albumen atau ovalbumin). Sebagai makanan, kuning telur merupakan sumber utama beberapa vitamin dan mineral. Kuning telur juga banyak mengandung lemak, kolesterol dan protein.

Saat ini lama tlah tersebar mitos di masyarakat bahwa jika kita makan telur ayam, kita sama saja dengan makan kolesterol dalam jumlah banyak. Akibatnya, kandungan kolesterol di dalam darah bakal meningkat dan bisa menyebabkan penyakit jantung koroner.

Mitos ini dipatahkan oleh Dokter Riani S. Budiharsana, N.M.D. "Mitos itu salah karena sesungguhnya telur ayam tidak mengandung kolesterol, melainkan mengandung protein dan lecithin yang tinggi, asalkan cara makannya dilakukan dengan benar," katanya dalam sebuah kesempatan, baru-baru ini.

Menurut ahli naturopati ini, makan telur yang baik adalah dengan cara direbus setengah matang atau dimakan mentah. "Kuning telur mengandung satu zat yang disebut lecithin sejenis vitamin suplemen yang kalau dimakan justru bisa menurunkan kolesterol. Kuning telur full lecithin, tetapi yang perlu diperhatikan adalah cara masaknya," katanya.

Telur kalau dimakan mentah, atau dimasak setengah matang, atau direbus, tidak akan menimbulkan kolesterol. "Jangan dimasak dengan panas yang tinggi, semisal digoreng, karena lecithinnya hilang dan berubah menjadi kolesterol," kata Riani, ibu dua anak asal Bandung yang kini tinggal di Jakarta. la adalah dokter ahli naturopati, sebuah ilmu kedokteran yang melakukan pengobatan secara natural, menghindari obat-obatan kimiawi. Ilmu ini baru berkembang beberapa tahun terakhir di Indonesia.

Jadi, menurut Riani, tidak benar kalau seseorang dilarang makan telur, tetapi ia tetap makan makanan lain seperti roti, donat, dan makanan olahan lainnya karena kandungan kolesterolnya di dalam darah tidak akan turun. la menganjurkan agar makan telur 2 butir sehari dengan cara masak yang betul karena baik untuk kesehatan, termasuk bisa menunda pikun sampai 6 tahun.

Saat ini, menurut Riani, ada telur ayam yang bebas residu antibiotik (BRA) yang berwarna hijau (bukan kemerah-merahan seperti telur ayam pada umumnya). "Karena telur ini sudah dinyatakan bebas residu antibiotik, berarti aman untuk dikonsumsi manusia. Tubuh kita akan bebas antibiotik," kata Riani. Telur BRA ini berhasil dikembangkan oleh seorang peternak otodidak di Bogor, Okky Haryanto, dan sudah diuji oleh Laboratorium Jurusan Farmasi FMIPA Universitas Indonesia dan oleh Balai Pengujian Mutu Produk Ternak (BPMPT).

Riani S. Budiharsana menjelaskan, di peternakan milik Okky itu, jika ada ayam yang sakit, ayam itu tidak diobati dengan cara disuntik antibiotik (membunuh kehidupan), melainkan dikarantina dan diberi probiotik (memberi kehidupan). Kalau ayam sakit diberi antibiotik berarti ada virus yang mati, sedangkan jika diberi probiotik maka imun system si ayam sendiri yang berkelahi dengan virus yang menyebabkan dia sakit. Kalau ayam sudah sehat, disatukan lagi dengan teman-temannya dan bisa bertelur kembali sehingga telurnya itu sehat, tidak ada antibiotiknya.

Dengan sistem pengobatan itu, virus yang sakit tidak dibunuh, tetapi diberikan probiotik, suatu zat alami atau bakteri yang menguntungkan seperti bibit yoghurt. Kalau dia menang, ayamnya akan sembuh kembali, sedangkan virusnya mati secara alami karena kalah.

"Jadi, kalau ayam yang sakit disuntik dengan antibiotik sama saja dengan manusia yang makan antibiotik yang ada residunya. Pasti buang air besar pun ada antibiotiknya. Kalau pada ayam, akan ada telur yang ada residunya. Residu inilah yang berbahaya bagi kesehatan," tutur Riani. Pakan ayam itu juga bebas antibiotik dan residu karena sebelum diberikan kepada ayam, dipanaskan terlebih dahulu sampai dengan 150 derajat celcius.

Riani mengatakan, telur mentah dicampur dengan madu bagus untuk kesehatan, asalkan telur ayam kampung, apalagi kalau telur itu bebas residu antibiotik. Telur juga baik untuk bayi, asalkan tidak diberikan kepada bayi yang baru lahir, melainkan untuk yang berusia sebulan lebih. Telur kuningnya dicampur dengan susu karena di telur ada ekstiplifit yang berguna untuk pertumbuhan sel otak. Selain itu bisa menunda pikun selama 5 sampai 6 tahun. "Bayi tidak berbahaya makan telur dan jangan percaya kalau makan telur bisa mengakibatkan bisulan. Bisul mungkin disebabkan oleh makanan lain," katanya, karena ia juga memberikan telur pada anaknya sejak masih bayi.

Orang yang berpenyakit jantung sebenarnya boleh mengonsumsi telur. Ada penelitian di Purdue University, AS, yang dilakukan oleh Dr. A.J. Ismail bahwa 156 laki-laki yang makan telur tiap hari terbukti tidak mengalami peningkatan kolesterol dalam darah, apalagi kalau orang itu aktif olah raga.

Di samping itu, menurut Riani, seorang lelaki Mesir bernama Ibrahim El Korimy yang secara ekstrim makan telur 10 butir setiap hari, bisa berusia panjang sampai 160 tahun. Lelaki ini, selain gemar makan telurjuga dua kali seminggu berjalan kaki 6 mil setiap hari dari rumahnya di desa untuk beli makanan di kota. la jarang sakit.


Itu semua dikarenakan dalam telur ayam kampung per 100 gramnya memiliki kandungan 174 kalori, 10,8 gram protein, 4,9 mg zat besi dan 61,5 g retinol atau vitamin A. Mungkin karena alasan tersebut telur ayam kampung lebih diminati.dibandingkan dengan telur ayam negeri.

Telur ayam kampung yang asli mempunyai kelebihan dibandingkan telur ayam yang lain.
Selain sumber kalori dan protein hewani yang cukup baik (mudah diserap usus dalam jumlah yang banyak) dapat dipakai sebagai campuran minuman jamu yang diyakini dapat memberikan kesegaran pada tubuh, hingga tak jarang kaum Adam menggunakan telur ayam kampung sebagai peningkat stamina tubuh bahkan vitalitas mereka. *yaah semoga temen temen gak pada ngeres kalo' saya ngomong begitu, kan saya cuma' ngasih tau' -__-"

Fungsi Telur Ayam Kampung Untuk Kesehatan diantaranya :
* Dapat menyembuhkan penyakit jantung koroner, kencing manis, maag atau usus besar.
* Selain mengandung sumber energi juga mengandung sumber protein yang cukup.
Energi yang dipakai untuk mengganti energi yang digunakan aktifitas dan berfikir sedangkan proteinnya diperlukan untuk mengganti bagian organ yang rusak.
* Mempunyai kandungan kolesterol (pada kuning telur) cukup tinggi.
Bagi yang mempunyai hipertensi atau hiperkolesterolemia (kandungan kolesterol dalam darah yang tinggi) harus hati - hati mengatur konsumsinya.
* Membantu mengatasi kelelahan dan kecapaian tubuh, namun tidak dapat mengatasi seluruhnya karena badan masih membutuhkan waktu untuk mengistirahatkan organ tubuh.

Perbedaan Manfaat dan Kandungan Putih dan Kuning telur adalah sebagai berikut :

1. Putih telur
a. Kandungan putih telur yang bermanfaat, di antaranya zat peptide. Karena zat ini dapat mencegak penyebaran bakteri dalam tubuh.
b. Putih telur sepertinya juga merupakan satu-satunya sumber protein hewani yang tidak mengandung lemak sama sekali.
c. Kandungan kalori yang terdapat pada putih telur cukup rendah, berbanding terbalik dengan kandungan proteinnya.
d. Putih telur tidak memiliki lemak, kolestrol, bahkan karbohidrat
Kolestrol yang terdapat pada telur ternyata paling banyak berada pada kuning telur.
e. Putih telur mengandung 40 jenis protein dan nutrisi penting lainnya seperti potasium, kalsium, fosfor dan zink.
f. Protein alami yang terdapat pada putih telur ini juga baik dalam menghasilkan asam amino untuk pembentukan otot.
g. Putih telur menghasilkan protein yang langsung bisa diserap oleh tubuh

2. Kuning telur

a. Mengandung vitamin A, dimana warna pada kuning telur ditentukan oleh banyakknya pigmen karotenoid yang berhubungan dengan vitamin A. Satu kuning telur ayam mengandung vitamin A setara dengan hampir setengah vitamin A wortel ukuran sedang. Makin kuning telurnya, makin sehat mata Anda!
b. Mengandung kolesterol yang tinggi, berdasrkan penelitian, stu butir kuning telur mengandung sekitar 213 mg kolesterol.Menurut USDA National Nutrient Database, satu kuning telur  mengandung kurang lebih: 2.7 gr protein, 210 mg kolesterol, 0.61 gr dan 4.51 gr lemak.Kuning telur juga mengandung semua vitamin larut lemak seperti A, D, E dan K.
c. Kandungan asam lemak pada kuning telur.
- Asam lemak tak jenuh

  • Asam Oleic, 47 % 
  • Asam Linoleic, 16 %
  • Asam Palmitoleic, 5%
  • Asam Linolenic, 2 %
- Asam lemak jenuh
  • Asam Palmitic, 23 % 
  • Asam Stearic, 4 %
  • Asam Myristic, 1 %
d. Kuning telur juga mengandung lesitin (campuran fosfatida dan senyawa-senyawa lemak yang meliputi fosfatidil kolin, fosfatidil etanolamin, fofatidil inositol (penentu mutu dan khasiatnya) dan lain sebagainya), yang berfungsi untuk emulsifier (zat untuk membantu menjaga kestabilan emulsi minyak dan air.)
 Beberapa fakta tentang kuning telur, misalnya:
  1. Kuning telur matang lebih baik.
    Penelitian yang dilakukan oleh Belgia menyebutkan kalau protein yang diserap oleh kuning telur (juga putih telur) naik dari hanya 51 % jika telur masih mentah, menjadi 91 % jika telur telah matang. Selain aman dari bakteri juga lebih banyak protein yang diserap oleh tubuh.
  2. Kuning telur selalu di tengah.
    Tali putih yang biasanya kita amati pada bagian putih telur disebut calazae, dan ternyata berfungsi untuk menahan kuning telur berada di tengah telur dan tidak menempel di cangkang telurnya.
  3. Usapkan kuning telur pada rambut

    Selain dikonsumsi secara langsung, telur juga membantu pertumbuhan rambut dengan cara langsung mengusapkan kuning telurnya pada bagian akar rambut, dikabarkan rambut lebih subur dan kebotakan akan menjauh dengan cara ini. Asal jangan lupa cuci rambut agan sebelum keluar rumah!
    "Jadi jangan marah ya kalo diceplokin telur pas ente ulang tahun, langsung aja sekalian digosok ke akar rambut, biar sehat rambutnya... "
  • Kuning telur double
Kuning telur double bisa terjadi karena proses pembuahan terjadi teralu cepat. Beberapa ayam juga memang bisa memproduksi kuning telur double ini, seperti yang diternak di West Bengal, India.

Pada dasarnya, ayam betina sangat jarang menghasilkan kuning telur double, hal ini diakibatkan oleh adanya kesalahan dalam siklus produksi telur. Telur yang mengandung kuning telur double berbentul lebih panjang dan lebih "langsing" daripada telur biasanya.

  • Telur tanpa kuning telur.
Telur tanpa kuning telur biasanya disebut dengan dwarf egg (dwarf=kerdil) atau wind egg. Hal ini bisa terjadi jika jaringan reproduksi pecah, kemudian menstimulus telur untuk memproduksi kelenjar untuk membungkusnya menggunakan putih telur. membran dan cangkang. Dan kemudian telur tanpa kuning telur ini, siap untuk dikeluarkan.

Sumber: Healthy Living, Cyber Health. 
 

Sabtu, 12 November 2011

Penyusutan Otak Karena Merokok, Obesitas dan Diabetes

Beberapa hal penting yang perlu bahkan wajib untuk diketahui akan penyebab otak menciut atau menyusut lebih cepat. Peneliti menemukan bahwa merokok, diabetes dan obesitas bisa membuat otak menciut lebih cepat.

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa merokok, obesitas, diabetes dan tekanan darah tinggi bisa membuat otak menyusut dan menyebabkan penurunan mental hingga 1 dekade kemudian. Hal ini karena faktor-faktor tersebut berpotensi bahaya terhadap perubahan di dalam otak. Studi ini dilakukan oleh peneliti dari University of California dengan melibatkan 1.352 peserta yang rata-rata berusia 54 tahun dan dimulai sejak tahun 1971. Hasil studi ini dipublikasikan dalam jurnal Neurology."Kita tidak bisa menyembuhkan penyakit akibat otak yang menciut, tapi memiliki tubuh dan pikiran yang sehat bisa memberikan manfaat nyata. Orang-orang harus berhenti merokok, mengontrol tekanan darah, menghindari diabetes dan menurunkan tekanan darah," ujar Dr Charles Decarli direktur UC Davis' Alzheimer's Disease Center, seperti dikutip dari HealthDay, Selasa (2/8/2011).

Dalam studi ini semua partisipan melakukan tes tekanan darah, kolesterol, diabetes, massa tubuh dan juga lingkar pinggang. Lalu partisipan menjalani scan MRI otak selama 10 tahun.Diketahui orang dengan tekanan darah tinggi mengalami nilai tes perencanaan dan pengambilan keputusan yang buruk, orang dengan diabetes mengalami penyusutan otak di daerah hippocampus lebih cepat daripada yang tidak.

Orang yang merokok akan kehilangan volume otak secara keseluruhan dan penyusutan hippocampus lebih cepat dibanding non-perokok sehingga lebih cepat mengalami kerusakan area vaskular di otak, sedangkan orang dengan obesitas mengalami penurunan dalam tes fungsi eksekutif dan penurunan volume otak yang lebih cepat."Saya pikir ini sebuah studi penting yang mengkonfirmasi bahwa ada hal-hal tertentu yang bisa berdampak 10, 20 dan 30 tahun ke depan," ujar Dr Raj Shah, direktur medis dari Rush Memory Clinic di Chicago.


Sumber: detikhealth dan kompashealth.

Paranoid kah Anda?

Deskripsi
Paranoid adalah kondisi yang ditandai oleh ketidakpercayaan dan kecurigaan yang berlebihan dari orang lain. Gangguan ini hanya didiagnosis ketika perilaku ini sangat kuat. Seseorang yang mengalami gangguan ini umumnya sulit diajak bergaul dan sering mengalami masalah dengan pertemanan karena kecurigaan yang berlebihan.

Sifat agresif dan curiga yang dialami penderita seringkali menimbulkan reaksi pada orang lai. Seseorang dengan gangguan ini membutuhan pengendalian atas orang-orang di sekitar mereka. Mereka sering kaku, kritis terhadap orang lain, dan tidak mampu bekerja sama, mdan kesulitan menerima kritik.

Gejala
Penderita terkadang tidak realistis fantasi berlebihan, sering terbiasa dengan isu-isu kekuasaan dan pangkat, dan cenderung menstereotipkan negatif orang lain, terutama yang dari kelompok populasi berbeda dari mereka sendiri. Bagi orang lain, sikap si penderita dianggap fanatik.

Gejala umum antara lain:
# Meyakini bahwa orang lain memiliki motivasi tersembunyi
# Kesulitan untuk bekerjasama dengan orang lain
# Citra diri yang kurang
# Terisolasi atau mengisolasikan diri dari kehidupan sosial
# Mengembangkan sikap permusuhan

Perawatan
Pengobatan paranoia sangat sulit. Metode utama pengobatan antara lain:
# Metode psikoanalitik - Dibandingkan dengan penyakit mental lainnya, pada gangguan ini metode tersebut kemungkinan sulit diterapkan karena pasien tidak mau bekerja sama dengan dokter.
# Suntikan Insulin--beberapa pasien juga merespon pengobatan ini, tetapi tidak semua pasien bisa menerima pengobatan ini karena perasaan curiga yang dimilikinya.

Sumber: mentalhealth, medlineplus, detikhealth dan depression guide.

Makan, Mangan, Sarapan, Ngakan!!!

Meskipun anak kost yang lagi kaontong ancur ataupun tuntutan cew yang lagi diet, jangan ampek lupa buat sarapan. Karna selain bikin laper, ini juga bisa mengakibatkan kebotakan. Looh kog bisa? Tanya kenapa? Berbagai cara dilakukan orang untuk mencegah kerontokan rambut dan kebotakan. Tapi para ahli merekomendasikan beberapa cara sederhana bila Anda tak ingin botak, yaitu makan kacang dan jangan tinggalkan sarapan.

Kabar baik bagi pria yang takut botak bahwa para ilmuwan telah menemukan penyebab kebotakan, yaitu adanya gen yang menyebabkan kegagalan produksi dan perkembangan sel-sel rambut. Tapi sayangnya, belum ada cara pengobatan yang benar-benar efektif untuk mengatasinya. Selain itu, sementara gen memainkan peran utama dalam kerontokan rambut, banyak pria tidak menyadari bahwa kebiasaan sehari-harinya dapat memperburuk masalah kebotakan.
Menurut Dailymail, Senin (11/1/2011), ahli bedah restorasi rambut dari Inggris memberikan beberapa langkah sederhana untuk membantu mengurangi kerontokan rambut, yaitu:
1. Jangan lewatkan waktu sarapan
Rambut terdiri dari keratin, yaitu zat yang memberinya kekuatan. Terlalu sedikit protein akan mempengaruhi tingkat keratin, sehingga menyebabkan rambut kehilangan tenaga dan berhenti tumbuh.
"Sarapan adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan protein dalam tubuh, dengan makanan seperti ikan, telur, ayam, daging merah," kata Philip Kingsley, konsultan trichologist.
2. Makan kacang-kacangan
Kurangnya zat besi bisa menyebabkan rambut rontok. Jika Anda tidak memiliki cukup zat besi, maka kadar feritin akan turun, yang merupakan molekul penyimpan zat besi dalam tubuh.
Hal ini pada gilirannya akan mengganggu pertumbuhan rambut normal dan meningkatkan kerontokan rambut. Makan makanan kaya zat besi seperti kacang-kacangan, daging merah, sayuran hijau tua dan buah-buahan kering, ini akan membantu mengurangi rambut rontok berlebihan.
3. Berhenti merokok
Penelitian menunjukkan bahwa rokok juga bisa memicu kerontokan rambut. Hal ini karena rokok dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah dan merusak suplai darah ke folikel rambut. Maka berhenti merokok adalah salah satu cara untuk mencegah kebotakan.
4. Rileks
Memiliki kelebihan hormon laki-laki mungkin tidak terdengar seperti hal yang buruk, tetapi testosteron dan dihidrotestosteron (DHT) dapat memiliki efek buruk pada bagian-bagian tertentu dari folikel rambut.
Hormon tersebut meresap ke batang rambut dan menyebabkan rambut menjadi lebih tipis. Setelah rambut menyusut, dengan diameter tertentu akan berhenti tumbuh sepenuhnya. Ketika pria sedang stres, tubuh akan memproduksi hormon lebih banyak dan cenderung membuat rambut rontok. Jadi cobalah untuk rileks.
5. Jangan menyisir dengan keras
Menyisir rambut dengan keras dapat menggaruk kulit kepala dan menarik rambut keluar dari akar serta merusak folikel rambut. "Sangat penting untuk merawat kulit kepala dengan lembut ketika keramas, dan jangan menarik-narik rambut Anda dengan sikat atau sisir," kata Dr Bessam Farjo, ahli bedah restorasi rambut dari Manchester.
6. Jangan mewarnai rambut
Studi juga menunjukkan bahwa pewarna yang berisi bahan kimia para-phenylenediamine (PPD) dapat menyebabkan reaksi alergi parah dan dermatitis, yang dapat menyebabkan kerusakan pada folikel kulit kepala dan rambut.

Jumat, 11 November 2011

Benarkah, Anggur Meningkatkan Daya Ingat?


Tau gak kalo' jus anggur bisa menurunkan resiko lemot looh?? Kira-kira bner gak yaa??Tetapi, anggur yang diolah menjadi jus, harus anggur yang berwarna ungu atau purple grape. Hal tersebut berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh tim dari University of Cincinnati, Ohio, Amerika Serikat.
Penelitian dilakukan dengan melibatkan 12 orang yang mengalami penuruanan daya ingat. Selama 12 minggu mereka secara teratur mengonsumsi jus anggur ungu. Partisipan yang terlibat penelitian, juga teratur menjalani menjalani tes daya ingat selama tiga bulan. Hasilnya terlihat perkembangan daya ingat yang cukup pesat setelah mereka menjalani beberapa tes mental dan daya ingat. Peneliti yang merupakan psikiater dari University of Cincinnati yakin antioksidan yang terdapat pada anggur membuat daya ingat mereka semakin membaik.
“Hasil tes para partisipan menunjukkan peningkatan daya ingat jangka pendek dan non verbal setelah 12 minggu mengonsumsi jus anggur tanpa campuran apapun,” kata Dr. Robert Krikorian, kepala peneliti dari University of Cincinnati.
Penelitian ini memperkuat teori bahwa makanan yang mengandung antioksidan tinggi dapat mencegah penurunan fungsi otak dan memperlambat penurunan daya ingat. Dr. Krikorian menguji coba jus anggur ungu pada orangtua yang mengalami masalah daya ingat berusia antara 75 hingga 80 tahun.
Tapi rasanya dan faktanya sendiri yang saya alami, penyakit lemot masih betah mendiami diri saya. Alhamdulillah laah, sesuatu banget. Anugrah tuhan yang sulit kuterima :(

Minggu, 30 Oktober 2011

Interaksi Obat (Drug Interaction)

Taukah anda apa dampak dari pemakaiaan obat tanpa anjuran?? Seringkali pasien mengabaikan hal-hal sepele dalam pemakaian obat, sebagaian besar tidak sadar akan dampak fatal yang mungkin terjadi. hal tersebut bisa saja menyebabkan timbulnya interaksi kimia dari bahan obat tersebut. Perlu anda ketahui, sebuah interaksi obat merupakan situasi di mana suatu zat mempengaruhi aktivitas obat, yaitu efek meningkat atau menurun, atau mereka menghasilkan efek baru yang tidak menghasilkan sendiri. Biasanya, interaksi antara obat datang ke pikiran (obat-obat interaksi). Namun, interaksi juga mungkin ada di antara obat & makanan (interaksi obat-makanan), serta obat-obatan herbal & (obat-ramuan interaksi). Ini dapat terjadi keluar dari penyalahgunaan disengaja atau karena kurangnya pengetahuan tentang bahan aktif terlibat dalam zat yang relevan.
Secara umum, interaksi obat yang harus dihindari, karena kemungkinan hasil yang buruk atau tidak terduga. Namun, interaksi obat telah sengaja digunakan, seperti co-pemberian probenesid dengan penisilin sebelum produksi massal penisilin. Karena penisilin sulit untuk memproduksi, itu berguna untuk menemukan cara untuk mengurangi jumlah yang dibutuhkan. Probenesid menghambat ekskresi penisilin, sehingga penisilin dosis berlangsung lama ketika diambil dengan itu, dan itu memungkinkan pasien untuk mengambil penisilin kurang selama kursus terapi.
Contoh kontemporer dari interaksi obat yang digunakan sebagai suatu keuntungan adalah co-administrasi carbidopa dengan levodopa (tersedia sebagai carbidopa / levodopa). Levodopa digunakan dalam manajemen penyakit Parkinson dan harus mencapai otak dalam keadaan un-dimetabolisme bermanfaat. Ketika diberikan dengan sendirinya, levodopa dimetabolisme di jaringan perifer luar otak, yang mengurangi efektivitas obat dan meningkatkan risiko efek samping. Namun, karena carbidopa menghambat metabolisme levodopa perifer, co-administrasi carbidopa dengan levodopa memungkinkan lebih levodopa mencapai otak un-dimetabolisme dan juga mengurangi risiko efek samping.
Interaksi obat mungkin hasil dari berbagai proses. Proses ini mungkin termasuk perubahan dalam farmakokinetika obat, seperti perubahan dalam Penyerapan, Distribusi, Metabolisme, dan Ekskresi (ADME) obat. Atau, interaksi obat mungkin merupakan hasil dari sifat farmakodinamik obat, misalnya co-pemberian antagonis reseptor dan agonis untuk reseptor yang sama.
Setiap kali dua atau lebih obat yang diambil, ada kemungkinan bahwa akan ada interaksi antara obat-obatan. Interaksi dapat meningkatkan atau mengurangi efektivitas obat atau efek samping dari obat. Kemungkinan interaksi obat meningkat sebagai jumlah obat yang diambil meningkat. Oleh karena itu, orang yang mengambil beberapa obat pada risiko terbesar untuk interaksi. Interaksi obat berkontribusi pada biaya kesehatan karena biaya perawatan medis yang diperlukan untuk mengobati masalah yang disebabkan oleh perubahan dalam efek efektivitas atau samping. Interaksi juga dapat menyebabkan penderitaan psikologis yang dapat dihindari
Sebuah interaksi obat dapat didefinisikan sebagai interaksi antara obat dan zat lain yang mencegah obat dari melakukan seperti yang diharapkan. Definisi ini berlaku untuk interaksi obat dengan obat lain (interaksi obat-obat), serta obat-obatan dengan makanan (interaksi obat-makanan) dan zat lainnya.
Bagaimana interaksi obat terjadi?
Ada beberapa mekanisme dimana obat berinteraksi dengan obat lain, makanan, dan zat lainnya. Sebuah interaksi dapat terjadi ketika ada peningkatan atau penurunan:
1. penyerapan obat ke dalam tubuh;
2. distribusi obat dalam tubuh;
3. perubahan dibuat untuk obat oleh tubuh (metabolisme), dan
4. eliminasi obat dari tubuh.
Sebagian dari hasil interaksi obat penting dari perubahan dalam penyerapan, metabolisme, atau penghapusan obat. Interaksi obat juga dapat terjadi ketika dua obat yang memiliki yang sama (aditif) efek atau berlawanan (membatalkan) efek pada tubuh yang diberikan bersama-sama. Misalnya, mungkin ada obat penenang utama ketika dua obat yang memiliki efek samping sedasi sebagai diberikan, misalnya, narkotika dan antihistamin. Sumber lain dari interaksi obat terjadi ketika satu obat mengubah konsentrasi suatu zat yang biasanya hadir dalam tubuh. Perubahan substansi ini mengurangi atau meningkatkan efek obat lain yang sedang diambil. Interaksi obat antara warfarin (Coumadin) dan vitamin K yang mengandung produk adalah contoh yang baik dari jenis interaksi. Warfarin bertindak dengan mengurangi konsentrasi bentuk aktif vitamin K dalam tubuh. Karena itu, ketika vitamin K diambil, mengurangi efek warfarin.
Perubahan dalam penyerapan
Kebanyakan obat diserap ke dalam darah dan kemudian perjalanan ke situs mereka tindakan. Interaksi obat yang paling yang diubah karena penyerapan terjadi di usus. Ada berbagai potensi mekanisme melalui mana penyerapan obat dapat dikurangi. Mekanisme ini termasuk:

    
perubahan pada aliran darah ke usus;
    
perubahan dalam metabolisme obat (pemecahan) oleh usus;
    
meningkat atau menurun motilitas usus (gerakan);
    
perubahan dalam keasaman lambung, dan
    
perubahan dalam bakteri yang berada dalam usus.
Penyerapan obat juga dapat dipengaruhi jika kemampuan obat untuk melarutkan (kelarutan) diubah oleh obat lain atau jika substansi (misalnya, makanan) mengikat obat dan mencegah penyerapan.
Perubahan dalam metabolisme obat dan eliminasi
Kebanyakan obat dieliminasi melalui ginjal dalam bentuk tidak berubah baik atau sebagai produk sampingan yang dihasilkan dari perubahan (metabolisme) obat oleh hati. Oleh karena itu, ginjal dan hati adalah situs yang sangat penting dari interaksi obat yang potensial. Beberapa obat dapat mengurangi atau meningkatkan metabolisme obat lain oleh hati atau penghapusan mereka oleh ginjal.
Metabolisme obat adalah proses melalui mana tubuh mengkonversi (mengubah atau memodifikasi) obat ke dalam bentuk yang lebih atau kurang aktif (misalnya, dengan mengubah obat yang diberikan dalam bentuk tidak aktif ke bentuk aktif mereka yang benar-benar menghasilkan efek yang diinginkan) atau yang lebih mudah bagi tubuh untuk menghilangkan melalui ginjal. Kebanyakan metabolisme obat terjadi di hati, tetapi organ-organ lain juga mungkin memainkan peran (misalnya, ginjal, usus, dll). Enzim-enzim sitokrom P450 adalah sekelompok enzim dalam hati yang bertanggung jawab untuk metabolisme obat yang paling. Mereka adalah, oleh karena itu, sering terlibat dalam interaksi obat. Obat-obatan dan jenis makanan tertentu dapat meningkatkan atau menurunkan aktivitas enzim ini dan karena itu mempengaruhi konsentrasi obat yang dimetabolisme oleh enzim. Peningkatan aktivitas enzim ini menyebabkan penurunan konsentrasi dan efek dari obat yang diberikan. Sebaliknya, penurunan aktivitas enzim mengarah ke peningkatan konsentrasi obat dan efek.
Apa konsekuensi dari interaksi obat?
Interaksi obat dapat menyebabkan peningkatan atau penurunan yang bermanfaat atau efek merugikan dari obat yang diberikan. Ketika interaksi obat meningkatkan manfaat dari obat-obatan diberikan tanpa efek samping meningkat, kedua obat dapat digabungkan untuk meningkatkan kontrol terhadap kondisi yang sedang dirawat. Sebagai contoh, obat-obatan yang mengurangi tekanan darah dengan mekanisme yang berbeda dapat digabungkan karena efek menurunkan tekanan darah dicapai oleh kedua obat mungkin lebih baik dibandingkan dengan salah satunya saja.
Penyerapan beberapa obat meningkat oleh makanan. Oleh karena itu, obat ini diambil dengan makanan dalam rangka untuk meningkatkan konsentrasi mereka dalam tubuh dan, akhirnya, efek mereka. Sebaliknya, bila penyerapan obat yang berkurang oleh makanan, obat ini diambil pada waktu perut kosong.
Interaksi obat yang merupakan keprihatinan terbesar adalah mereka yang mengurangi efek yang diinginkan atau meningkatkan efek samping obat. Obat yang mengurangi penyerapan atau meningkatkan metabolisme atau penghapusan obat lainnya cenderung mengurangi efek dari obat lain. Hal ini dapat menyebabkan kegagalan terapi atau menjamin peningkatan dosis obat terpengaruh. Sebaliknya, obat yang meningkatkan penyerapan atau mengurangi eliminasi atau metabolisme obat lain - meningkatkan konsentrasi obat lain dalam tubuh - dan menyebabkan peningkatan jumlah obat dalam tubuh dan efek samping yang lebih. Kadang-kadang, obat berinteraksi karena mereka menghasilkan efek samping yang serupa. Jadi, ketika dua obat yang menghasilkan efek samping yang sama digabungkan, frekuensi dan keparahan efek samping yang meningkat.
Seberapa sering terjadi interaksi obat?
Informasi resep untuk obat yang paling berisi daftar interaksi obat yang potensial. Banyak dari interaksi yang tercantum mungkin jarang, kecil, atau hanya terjadi dalam kondisi tertentu dan mungkin tidak penting. Interaksi obat yang menyebabkan perubahan penting dalam aksi obat menjadi perhatian terbesar.
Interaksi obat adalah kompleks dan terutama tak terduga. Sebuah interaksi yang dikenal mungkin tidak terjadi pada setiap individu. Hal ini dapat dijelaskan karena ada beberapa faktor yang mempengaruhi kemungkinan bahwa interaksi yang dikenal akan terjadi. Faktor-faktor ini termasuk perbedaan antara individu dalam mereka:

  •     gen,
  •     fisiologi,
  •     usia,
  •     gaya hidup (diet, olahraga),
  •     penyakit yang mendasari,
  •     dosis obat,
  •     durasi terapi kombinasi, dan
  •     waktu relatif dari administrasi dua zat. (Terkadang, interaksi dapat dihindari jika dua obat yang diambil pada waktu yang berbeda.)

Namun demikian, interaksi obat yang penting sering terjadi dan mereka menambahkan jutaan dolar untuk biaya perawatan kesehatan. Apalagi, banyak obat telah ditarik dari pasar karena potensi mereka untuk berinteraksi dengan obat lain dan menyebabkan masalah kesehatan yang serius.
Bagaimana interaksi obat dapat dihindari?

    
Berikan praktisi perawatan kesehatan daftar lengkap dari semua obat yang Anda gunakan atau telah digunakan dalam beberapa minggu terakhir. Ini harus mencakup over-the-counter obat, vitamin, suplemen makanan, dan obat herbal.
    
Menginformasikan praktisi perawatan kesehatan ketika obat ditambahkan atau dihentikan.
    
Menginformasikan praktisi perawatan kesehatan tentang perubahan gaya hidup (misalnya, olahraga, diet, alkohol
    
asupan).
    
Tanyakan praktisi kesehatan Anda peduli tentang interaksi obat yang paling serius atau sering dengan obat yang kita pakai.
    
Sejak frekuensi interaksi obat meningkat dengan sejumlah obat, bekerja sama dengan praktisi perawatan kesehatan Anda untuk menghilangkan obat yang tidak perlu.
Ini gambaran singkat dari interaksi obat tidak mencakup setiap skenario yang mungkin. Individu tidak perlu takut untuk menggunakan obat mereka karena potensi interaksi obat. Sebaliknya, mereka harus menggunakan informasi yang tersedia bagi mereka untuk meminimalkan risiko interaksi tersebut dan untuk meningkatkan keberhasilan terapi mereka.